Minggu, 04 April 2021

TUJUAN, FUNGSI & PERANAN DAKWAH DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA

 

TUJUAN, FUNGSI & PERANAN DAKWAH DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA


dakwah adalah proses mengubah semua ibadah diluar Allah menjadi tauhid, mentransformasikan berbagai kondisi kehidupan kaki menjadi keadaan kedamaian batin dan kemakmuran yang melekat berdasarkan nilai-nilai Islam. Dari segi tujuan, fungsi dan peran dakwah dalam komunikasi antarbudaya dapat dilihat dari beberapa aspek: Pertama, komunikasi antar budaya sangat mendukung metode pelaksanaan dakwah Islam dan segala perubahannya melalui pertukaran. Kedua, umat Islam harus mampu mengatasi faktor-faktor pergeseran yang mendorong pergeseran nilai dalam menghadapi transformasi sistem nilai, termasuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, perkembangan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi, perubahan politik, kekuasaan pemerintahan, perubahan lingkungan biofisik dan eksternalitas,pengaruh budaya. Ketiga, Perspektif Islam dalam menghadapi tantangan zaman harus memahami dan mengetahui bahwa setidaknya ada tiga hal yang perlu diselesaikan secara tuntas, yaitu sosial ekonomi, iptek, dan moralitas agama.[1]

Budaya adalah suatu pola hidup yang menyeluruh. Budaya bersifat kompleks, abstrak dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan prilaku komunikatif tetapi ada unsur sosial budaya mempunyai pengaruh besar dalam membangun persepsi yang dimaksudkan adalah: 1) sistem-sistem kepercayaan (belief), nilai (value), sikap (attitude), 2) pandangan (world view), 3) organisasi sosial (social organization).[2]

Hakikat dari komunikasi antarbudaya ini merupakan kegiatan yang terjadi dalam berkomunikasi pada setiap individu dengan individu lain hingga terbentuknya kemudahan dan pemahaman pada perbedaan-perbedaan yang ada. Adapun beberapa fungsi komunikasi antarbudaya diantaranya:

  1.  Sebagai penanda identitas sosial tiap individu sesuai perannya dalam masyarakat. Hal ini tergantung pada individu dalam masyarakat.
  2.  Intergrasi sosial Komunikasi antarbudaya tidak hanya membuat masyarakat mengerti satu sama lain namun, dapat mempersatukan interaksi tersebut.
  3.  Menambah pengetahuan. Komunikasi antarbudaya memberikan pemahaman budaya dari masing masing masyarakat.

Komunikasi antarbudaya dalam masyarakat tidak terlepas dari upaya dakwah Islam yang pada hakikatnya adalah upaya mengubah masyarakat menuju keadaan yang lebih baik sesuai dengan perintah Allah dan sunah Rasul-Nya. Esensi dakwah mengubah kondisi yang penuh dengan ketenangan batin dan kesejahtraan berdasarkan nilai Islam. Sebaiknya perlu mengetahui:

  1. Komunikasi antarbudaya dapat mendukung terlaksananya dakwah melalui pendekatan komunikasi dengan berbagai kreatifiasnya.
  2.  Saat dai mengahadapi pergeseran tata nilai harus mampu mengatasi perubahan dan faktor-faktor penyebab terjadinya pergeseran itu.
  3. Perubahan faktor sosio ekonomi sains teknologi dan etis realigius perlu dipahami dalam prospek Islam [3]


DAFTAR PUSTAKA:
[1] Thomas Dye, Politics in States and Communities (New Jersey : Prentice Hall, 2001), 221
[2] (Muhammad Thalhah Hasan, 2003: 21).
[3] Jurnal Dakwah Tabligh, Vol. 14, No. 1, Juni 2013 : 91 - 100

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DAKWAH MULTIKUTURAL UAS

  SMALL BOOK  DAKWAH MULTIKUTURAL  Disusun oleh: ALFIAN FAHMI KATA PENGANTAR   Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, ...